Showing posts with label Computer. Show all posts
Showing posts with label Computer. Show all posts

update windows xp dari Service pack 1 langsung ke service pack 3

Windows XP logo

Masih punya CD instalasi Windows SP 1?
Jika masih punya, berarti Anda sama dengan saya. Saya hanya punya CD instalasi windows XP sevice pack 1. Dalam WinXP SP 1, masih banyak kekurangan yang ditemui, contohnya;
1. terkadang belum support USB storage, maka jika dimasukkin flasdisk belum bisa dideteksi dengan baik, sehingga hanya muncul "UNKNOWN DRIVE". Nah, mau tidak mau harus menginstal patch dari microsoft untuk mengatasi solusi tersebut.
2. Belum ada sistem keamanan, seperti Windows Security yang ada di Windows XP SP 2 dan SP 3.

Membuat Windows XP support AHCI tanpa slipstreaming

Jika kita pake dual OS, windows 7 akan support AHCI dan windows XP masih IDE. Jadi ribet kalo harus bolak balik bios untuk seting ide jadi ahci. Nah, sekarang kita akan menginjeksikan driver AHCI tanpa sliptreaming CD instalasinya. Kita langsung menginstal drivernya ke Windows XP yang sudah kita instal. Jadi, kita tidak perlu slipstreaming, dan instal ulang Windows XP-nya. Ohya, perlu diperhatikan bahwa jenis driver untuk AMD dan INTEL berbeda. OK, langsung saja, berikut langkah yang dilakukan:

Format CDA – CD Audio Format
Cara mengkopi ke storagedisk

Pernahkah Anda membeli CD audio berisi lagu atau musik?
File musik/lagu bisa berupa file mp3 atau CDA, atau mungkin format yang lainnya

File CDA


Siapa tidak tahu file bertipe MP3, format audio yang sudah sering digunakan dalam industri permusikan. Kita bisa membeli dan mendapatkan CD berisi MP3 tersebut di toko-toko. Dalam satu CD bisa berisi sampai ratusan MP3. CD MP3 tadi secara langsung dapat diputar ke media player yang supported seperti VCD/MP3 player, tetapi tidak semua VCD player supported. Karena itu, file MP3 dalam CD tadi dikopi ke harddisk atau penyimpanan lainnya di komputer. Dengan bantuan mp3 player dan sejenisnya, file mp3 itu bisa diputar dan didengar.

Nah, sekarang bagaimana jika CD audio tadi bertipe CDA?
File bertipe CDA ini tidak dapat langsung dikopi ke komputer, tetapi dapat dimainkan langsung dengan CD player biasa. Dalam 1 CD, biasanya hanya dapat diisi sepuluhan lagu CDA. CD lagu pada umumnya berisi file tipe CDA, karena dapat dimainkan hampir di manapun, misalnya di dalam mobil yang dipasang CD player. File CDA ini biasanya terdapat dalam CD bonus dari suatu pembelian barang di toko, seperti CD tutorial, CD petunjuk penggunaan, dan CD musik lainnya.

Dual Booting windows XP dengan windows 7
dan kaitannya dengan BCDEDIT

Dual booting mungkin merupakan solusi bagi kita yang menyukai OS lebih dari satu. Misalnya, windows XP dengan windows vista atau windows 7.
Setelah menginstall Windows 7 sebagai operasi kedua setelah Windows XP maupun Windows Vista, maka akan ditemukan adanya pilihan apakah membooting komputer dengan windows 7 atau versi sebelumnya. Secara default, komputer secara otomatis akan meloading Windows 7 setelah 30 detik jika kita tidak melakukan “memilih” dari pilihan yang ada. Nah, dalam catatan ini akan ditulis beberapa masalah dalam dual booting, salah satunya mengganti nama. Dalam hal ini, akan digunakan suatu command-line tool yang disebut BCDEDIT. Tool ini adalah bawaan win vista dan win 7. BCDEDIT ini merupakan manager untuk konfigurasi booting. Dibandingkan dengan konfigurasi booting di windows XP yang hanya mengotak-atik boot.ini, BCDEDIT ini lebih rumit karena banyak perintah yang harus ditulis. Saya saja gak begitu mudeng. Untuk menjalankan tool ini, anda membutuhkan command prompt atau bahasa mudahnya “cmd” atau “command”.

Waspadai Virus Komputer yang Membawa Teman (virus W32/Ramnit)

Virus in short description (news.yahoo.com)

Virus komputer yang satu ini termasuk unik. Tidak hanya mengganggu korbannya, virus tersebut juga punya senjata pamungkas yang lebih berbahaya. Jika komputer korban terkoneksi ke internet, virus tersebut bakal men-download virus lain.

Hebatnya, nama dan jenis virus yang di-download berbeda-beda untuk setiap komputer target baik dari nama maupun ukurannya. Hal inilah yang menyebabkan banyak program antivirus sekalipun kesulitan untuk melakukan deteksi dan pembersihan. Jika file tersebut berhasil di download, maka secara otomatis akan di aktifkan di komputer dan melakukan serangkaian kode jahat yang sudah ditanam di dalam tubuhnya.

Secara umum virus golongan trojan/backdoor ini cukup merepotkan. Ia akan selalu melakukan koneksi ke internet untuk memanggil alamat website yang sudah ditentukan yang akan ditampilkan secara terus menerus sehingga mengakibatkan komputer menjadi lambat. Pada saat diakses virus ini akan menginjeksi file yang mempunyai ekstensi EXE, DLL, dan HTM/HTML baik berupa file program maupun file system Windows sehingga diperlukan langkah pembersihan khusus.

Ciri dan gejala

Antivirus mendeteksi virus ini sebagai Win32.Siggen.8 sedangkan untuk file-file lain dikenali sebagai Trojan.Packed.21232, Trojan.Hotrend.34 atau Trojan.Starter.1602 sehingga disebut W32/Ramnit (Win32.Siggen.8). Berikut beberapa ciri dan gejala jika komputer terinfeksi virus W32/Ramnit (Win32.Siggen.8)

1. Akan menampilkan aplikasi Internet Explorer yang berisi penawaran atau iklan investasi, game dan program-program promosi (terkadang menampilkan iklan porno) dalam jumlah yang banyak secara terus menerus selama komputer terkoneksi internet sehingga menghabiskan banyak bandwidth untuk iklan yang ditampilkan dan mengakibatkan akses internet menjadi lambat.

2. Icon Removable media (USB Flash) berubah menjadi icon Folder.

3. User tidak dapat mengakses USB Flash dengan menampilkan pesan "Access is denied"

4. Muncul pesan "Compressed (zipped) Folders" pada saat mengakses Flash disk

5. Muncul banyak file dengan nama file "Copy of Shortcut to (1).lnk" s/d "Copy of Shortcut to (4).lnk" di USB Flash.

6. Salah satu hal yang unik dan membuat virus ini sangat mudah aktif dan sulit dibasmi adalah setiap kali user melakukan klik kanan, selain menampilkan menu klik kanan, secara tidak langsung pengguna komputer juga menjalankan virus ini.

Untuk menyebarkan dirinya, ia akan menggunakan USB Flash dengan memanfaatkan fitur autorun Windows.

Cara membersihkan

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa virus ini akan menginjeksi file yang mempunyai ekstensi EXE, DLL dan HTM/HTML baik file program maupun file system Windows. Oleh karena itu sebaiknya pembersihan dilakukan pada mode DOS. Untuk mempermudah pembersihan silahkan gunakan Windows Mini PE Live CD (silahkan search di Internet). Kemudian download tools Dr.Web CureIt! di http://www.freedrweb.com/cureit/?lng=en dan sebaiknya dilakukan di komputer yang tidak terinfeksi virus. Agar tools Dr.Web CureIt! tidak terinfeksi, sebaiknya di ZIP dan di-password.

1. Agar pembersihan dapat dilakukan optimal, sebaiknya scan semua HDD termasuk USB Flash maupun HDD eksternal, hal ini dikarenakan virus ini akaan drop beberapa file di USB Flash atau HDD eksternal.

2. Sebelum melakukan pembersihan sebaiknya blok file duplikat virus dengan menggunakan fitur "Software Restriction Policies". Fitur ini hanya ada pada system operasi Windows XP Pro, Vista, 7, Server 2003 dan Server 2008 dengan cara sebagai berikut:

· Klik menu [Start]

· Klik [Run]

· Pada dialog box RUN, ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]

· Setelah muncul layar "Local Security Policy", klik kanan menu "Software Restriction Policies" dan klik "Create New Policies" atau "New Software Restriction Policies" jika menggunakan Windows Vista/7

· Kemudian klik kanan pada menu "Additional Rules", kemudian pilih "New Hash Rule..."

· Kemudian akan muncul layar "New Hash Rule". Pada kolom ”File Hash”, klik tombol [Browse] dan tentukan salah satu file duplikasi virus yang mempunyai icon ”Folder” dengan ukuran 105 KB (contoh C:-Windows-Explorermgr.exe) kemudian klik tombol [Open]. Pada kolom ”Security Level”, pilih [Disallowed]. Kemudian klik tombol [OK]

3. Hubungkan USB Flash dan HDD eksternal ke komputer.

4. Gunakan Dr Web Live CD untuk membasmi virus ini dengan tuntas. Silahkan download software tersebut di alamat http://www.freedrweb.com/livecd/?lng=en Anda disarankan untuk selalu mendownload Dr Web Live CD yang baru setiap kali ingin menggunakan untuk membersihkan dan membasmi virus. Jika anda menggunakan DR Web Live CD yang lama, maka definisi virus yang terkandung di dalam CD tersebut akan mengikuti saat terakhir anda download Dr Web Live CD tersebut. Alternatif lain adalah anda menggunakan software antivirus Dr Web berbayar yang didistribusikan oleh virusICU http://www.virusICU.com.

a. Setelah software Dr.Web LiveCD berhasil di download, burn kedalam CD/DVD
b. Hubungkan USB Flash dan HDD eksternal ke komputer
c. Booting komputer melalui CD/DVD ROM d. Kemudian akan muncul layar “Welcome to Dr.Web LiveCD”
e. Pilih "Dr.Web LiveCD (Default)" kemudian tekan tombol "Enter" pada keyboard
f. Tunggu beberapa saat sampai muncul interface Dr.Web LiveCD yang akan menampilkan aplikasi "Dr.Web Scanner" secara otomatis. Dr.Web Scanner ini berfungsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap komputer anda dari kemungkinan adanya virus.
g. Untuk Scan HDD, pada layar “Dr.Web Scanner” pilih lokasi Drive yang akan di periksa dan pastikan anda check list opsi “Scan subdirectories” agar Dr.Web dapat melakukan pemeriksaan terhadap direktori dan subdirektori agar pembersihan lebih optimal. Jika layar Dr.Web Scanner tidak muncul klik ganda icon “Dr.Web Scanner” yang terdapat pada Desktop.
h. Kemudian klik tombol [Start] untuk memulai proses pemeriksaan (scan)
i. Tunggu beberapa saat sampai proses scan selesai dilakukan. Jika ditemukan adanya virus, Dr.Web akan menginformasikan file yang terinfeksi dan jenis virus yang menginfeksi pada kolom informasi virus yang tersedia.
j. Klik tombol [Select All] untuk memilih semua objek/file yang akan di bersihkan atau Anda dapat menentukan file mana saja yang akan Anda bersihkan dengan check list pada opsi yang tersedia
k. kemudian klik tombol [Cure] untuk membersihkan file yang telah terinfeksi virus
l. Tunggu sampai proses pembersihan selesai dilakukan m. Scan ulang komputer untuk memastikan komputer bersih dari virus n. Restart komputer.
Info source: Kompas.com @yahoonews

AHCI dan IDE ???

IDE dan AHCI merupakan setingan dari harddisk. IDE terdapat pada harddisk tipe ATA dan SATA. AHCI sendiri adalah setinggan mode raid dari harddisk SATA.
Advanced Host Controller Interface (AHCI) adalah sebuah antarmuka pemrograman aplikasi yang dibuat oleh Intel yang memasukkan operasi Serial ATA host bus adapter.
Dengan menggambarkan spesifikasi struktur memori sistem untuk vendor perangkat keras komputer agar dapat bertukar data antara system host memori dan perangkat penyimpanan data.
System AHCI ini didukung sepenuhnya oleh Windows Vista dan Linux mulai dari kernel 2.6.19 dan seterusnya, dan juga Windows 7. NetBSD juga mendukung mode AHCI pada versi tertentu. OpenBSD telah memiliki driver AHCI dimulai dari OpenBSD 4.1.DragonFlyBSD yang dasarnya juga OpenBSD juga mengimplementasi dan menambahkan fitur ACHI seperti port multiplier. FreeBSD mendukung AHCI juga.
Kesalahan penggunaan driver pada mode AHCI maupun S-ATA dapat mengakibatkan hilangnya data. Sering terjadinya Blue Screen Of Death (BSOD) dikarenakan tidak mampunya OS melakukan implementasi data input maupun output kedalam perangkat keras yang menggunakan mode S-ATA maupun mode ACHI.
Oleh karena itu, gunakan driver AHCI yang cocok untuk motherboard(MB) laptop/PC anda.

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics)
Standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini masih digunakan dalam setingan motherboard. Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface. Jika kita bandingkan dengan AHCI, kecepatan IDE kalah jauh dibandingkan AHCI. IDE merupakan setingan lama yang support windows XP normal. Windows XP gak normal berarti sudah dimodif he3x.

Pernahkah kalian mendengar, kalau teman, tetangga, atau mungkin sahabat kalian membeli laptop baru tapi gak bisa untuk diinstal  windows XP???
Pasti mereka mengeluh karena gak bisa pake Windows XP.
Sebenarnya laptop-laptop tersebut bukan gak kompatible dengan Windows XP, letak permasalahannya sederhana sekali cukup dengan merubah setting SATA controller di BIOS saja dari AHCI menjadi IDE atau Compability (tergantung menu dan istilah yang digunakan pada BIOS laptop bersangkutan).
Semoga saja setingan IDE masih ada. he3x. Saya tidak tahu, apakah suatu saat setingan IDE menghilang karena sudah tidak populer.he3x. :D

Sebaiknya Anda yang punya laptop atau PC, yang Mobo-nya support SATA AHCI, maka beralih aja kesitu. Daripada rugi,  rugi kecepatan rugi performa komputer. Tapi, hati-hati, dengan memakai setingan baru, maka sesuaikan juga drivernya...OK? Karena jika tidak compatible, bisa timbul bluscreen...



Agar Windows XP support AHCI seperti Windows Vista dan Windows 7

Agar Windows XP support AHCI seperti Windows Vista dan Windows 7, hmmm bagus gak ya judulnya??/ he3x. Terserahlah.. Yang penting bisa nulis uneg-uneg yang terpendam, he3x.
 Lihat gambar ini...

Gambar secuil driver bawaan laptop AC*R 4736 untuk AHCI Driver
Sebelumnya tahukah Anda AHCI?? Kenapa saya menyebutkan judul seperti di atas? Hal ini diilhami dari pengalaman saya saat mau nginstal driver ke laptop saya (AC*R). salah satu list driver yang aneh dan tidak saya mengerti membuat saya penasaran, yaitu intel Matrix Storage Manager.
Setelah Googling kesana kemari, saya mendapatkan jawabannya. Intel Matrix Storage Manager merupakan driver AHCI. Driver AHCI yang ada dalam CD tersebut khusus untuk laptop saya AC*r 4736. Tapi, mungkin juga bisa asal se-merek.

Dalam sebuah laptop, atau mungkin PC, ada setinggan untuk Harddisk. Yang saya tahu. ada IDE dan AHCI. IDE merupakan teknologi lama, dan biasanya pada harddisk type ATA. Sedangkan AHCI adalah teknologi baru dan ada pada tipenya Harddisk SATA. Perbedaannya, AHCI transfer datanya lebih cepat daripada IDE. Hmmm, gak kepengen ke AHCI ta?? Rugi lho, klu punya laptop/PC canggih tapi masih menggunakan IDE.
Umumnya, Windows XP normal tidak support setingan AHCI, So, Kita harus mengubah setinggan AHCI menjadi IDE agar laptop/PC bisa diinstal Windows XP.
Mungkin sedikit penjelasan mengenai AHCI dan IDE disini.

Sesuai dengan judul, maka saya akan bahas mengenai cara agar windows XP support AHCI. Suatu cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara menginjeksikan driver SATA Controller atau disebut driver AHCI-SATA saja, ke dalam instalasi Windows XP normal. Istilah ini biasanya disebut dengan Slipstreaming. Tapi, istilah Slipstream lebih sekedar injeksi, tapi memanipulasi, mempatch, dsb.
Setelah slipstreaming, maka saya menyebut karya hasilnya sebagai Instalasi Windows XP modif. Instalasi Windows XP modif inilah yang akan kita buat.

Saya menulis ini berdasarkan pengalaman saya dengan laptop AC*R 4736 saya.
pertama-tama, Anda harus punya driver SATA CONTROLLERnya. Tiap merek, jelas sangat berbeda-beda. Dulu, saya pernah coba driver AHCI untuk Acer yang saya download dari internet. Sebenarnya sih support, tapi setelah beberapa minggu saya gunakan, tiba-tiba timbul Blue screen. Tahu kan? itu lho layar biru yang gak bisa diganggu gugat,he3x..kita mau tidak mau harus restart komputer. hal ini sering kejadian jika aku membuka aplikasi tertentu.
Kemungkinan salah satu sebabnya adlaah tidak kompatibelnya driver. saya mengira gara-gara panas, tapi saya googling di mbah google. Ternyata, tidak cocoknya driver AHCI bisa membuat bluescreen, audiens.

Proses slipstreaming ini agak ruwet, ribet, dan sangat berbahaya jika salah. So, you must be carefull, ok.. Untuk pre-syaratnya: kita butuh SATA controller driver AHCI dan tool Nlite. Ohya, sampe lupa, nLite ini butuh adanya NetFramework 2.0 atau diatasnya.

1. Proses ini diawali dengan meng-copy isi satu CD Windows XP ke dalam 1 folder khusus di harddisk local bisa di D, C, E dll,
2. Instal .Netframwork 2.0
3. intal Nlite, dan jalankan, Klik Next.
Masukkan folder dimana Anda mengkopi XP instalasi nya. maka akan muncul nama dan versinya. Klik Next, jika ada preset di-skip aja.



4. truz pilih Driver dan ISO BOOTABLE.
Display Task Selection nLite

5. Truz Next, pada menu Drivers, pilih Insert kemudian Single Driver, setelah itu pilih folder dimana anda mengekstrak file Driver SATA AHCI. Pilih iaAHCI.inf. Setelah keluar Window Driver Integration Options, Pilih Textmode Driver, kemudian pilih semua driver yang ada (tahan shift/ctrl+a). Tekan OK. Setelah kembali ke menu Drivers, tekan next.

Tampilan Insert Driver AHCI
Jika sudah klik Next, maka nLite akan memproses instalasi baru Anda.




 

Setelah diinsert model TEXT MODE


















Selanjutnya klik next.


Sekarang tinggal Proses Burning:
Pada menu Bootable ISO, pilih Direct Burn jika ingin langsung membakar di CD, atau image Burn jika ingin disimpan di hardisk sebagai image files: ISO yang bisa diburning kapan-kapan , he3x. Jika Anda memilih direct burn, maka pada Device pilihlah CD-RW Drive anda. Pada Label, beri label untuk nama CD anda. Pada Burn Speed, disarankan untuk memilih kecepatan menengah sampai rendah dari Drive anda. Centang pada opsi Verify untuk mengechek hasil burning Anda bagus atau tidak. Tekan Burn.


Akhirnya jadi deh "Windows Instalasion khusus Ac*r 4736 AHCI supported",,,He3x :D

Saya jadi lega bisa membuatnya untuk pertama kali, setelah itu saya langsung mengubah kembali setingan BIOS, dari IDE menjadi AHCI di bagisn Harddisk. langsung instal ulang. Saya sangat puas dengan performa XP sekarang yang saya miliki.

bagi sahabat blogger, selamat mencoba mengadakan ritual slipstreaming Driver AHCI ke windows XP, good luck... :D

Download:Driver AHCI for Ac*r 4736. Bagi pengguna Acer bukan se-tipe boleh dicoba, nanti jika saat nginstal timbul blue-screen, berarti gak cocok, dan Anda harus cari driver yang lain.
Biasanya untuk Acer, di CD bawaan sudah ada driver AHCI yang saya bilang di atas.
Download: nlite

Download .netframework 2.0

Akhir kata: Semoga Sukses, dan saya tidak bertanggung jawab dengan resiko kesalahan menginstall driver di PC Anda. 
Tolong berhati-hati dalam menginstall. he3x..